
Presiden Prabowo Subianto kembali menampilkan gaya khasnya dengan meminta Komandan Upacara menghadap secara langsung usai prosesi upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Kolonel Inf Priyo Handoyo yang memimpin upacara tersebut menerima apresiasi lisan dari Kepala Negara setelah melaporkan kelancaran seluruh rangkaian acara.
Bukan Momen Pertama bagi Presiden Prabowo
Kebiasaan Presiden Prabowo menghadap Komandan Upacara tak hanya terjadi kali ini. Setidaknya dua kali sebelumnya, momen serupa sudah tercatat pada upacara kenegaraan besar:
HUT Bhayangkara ke-79, 1 Juli 2025
Di Lapangan Monas, Irjen Pol Dadang Hartanto selaku Komandan Upacara diminta menghadap usai melaporkan kelancaran upacara. Prabowo menyampaikan apresiasi atas semangat, ketertiban, dan kedisiplinan yang ditampilkan.
Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026
Pola yang sama terulang, menegaskan bahwa ini merupakan gaya kepemimpinan konsisten dari Presiden Prabowo dalam menghargai pelaksana upacara yang dinilai memuaskan.
Penjelasan dari Sufmi Dasco Ahmad
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pernah mengonfirmasi kebiasaan ini. Menurutnya, Presiden Prabowo memang biasa memberikan apresiasi langsung kepada pimpinan upacara apabila merasa puas dengan pelaksanaannya. "Ya Presiden tadi puas dengan hasil upacara dan memang biasanya begitu," ujar Dasco saat ditemui di Lanud Halim Perdana Kusuma.
Makna Apresiasi Langsung dalam Upacara Negara
Tindakan Presiden meminta Komandan Upacara menghadap bukan sekadar formalitas. Ini mencerminkan:
- Pengakuan atas profesionalisme personel TNI/Polri
- Gaya kepemimpinan yang dekat dengan pelaksana di lapangan
- Motivasi bagi prajurit dalam menjalankan tugas protokoler
Kesimpulan
Momen Kolonel Priyo Handoyo diminta menghadap Presiden Prabowo usai upacara HUT RI ke-81 merupakan kelanjutan tradisi apresiasi langsung yang sudah menjadi ciri khas Kepala Negara. Pola ini menunjukkan konsistensi Prabowo dalam menghargai kedisiplinan dan ketertiban pelaksanaan upacara kenegaraan, sekaligus membangun moral personel yang bertugas di depan publik.