BREAKING
Memuat berita terbaru...

Menaker tegaskan SDM kompeten jadi kunci industrialisasi Indonesia

Menaker tegaskan SDM kompeten jadi kunci industrialisasi Indonesia

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) berkualitas menjadi fondasi utama Indonesia menuju industrialisasi dan kemandirian ekonomi. Tanpa tenaga kerja kompeten, agenda hilirisasi dan penguatan industri nasional tidak akan terwujud.

Empat Fokus Utama Kemnaker Perkuat SDM

1. Pembangunan Pekerja Kompeten Melalui Pelatihan Vokasi
Kemnaker terus memperkuat ekosistem pelatihan vokasi, program magang, dan sertifikasi kompetensi. Kunci utamanya adalah sinergi dengan dunia usaha dan industri agar kurikulum pelatihan selaras dengan kebutuhan pasar kerja nyata.

Yassierli menekankan pentingnya membaca perubahan kebutuhan industri secara proaktif. Era digitalisasi, kecerdasan artifisial (AI), otomasi, dan transisi energi menuntut kompetensi baru. "Kedaulatan industri membutuhkan kedaulatan kompetensi," ujarnya.

2. Perkuat Pasar Kerja Adaptif dengan Job Matching
Langkah kedua berfokus pada layanan informasi pasar kerja dan pencocokan kerja (job matching) yang lebih cepat dan tepat. Data Sakernas Mei 2026 mencatat 148 juta penduduk Indonesia telah bekerja dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,65 persen.

Pasar kerja harus mampu mempertemukan pencari kerja dengan lowongan yang sesuai kompetensi mereka. Program reskilling dan upskilling terus diperkuat agar tenaga kerja tetap relevan di tengah perubahan teknologi.

3. Wujudkan Dunia Kerja Inklusif
Kemnaker berkomitmen memperluas kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh kompetensi dan pekerjaan layak. Inklusivitas menjadi pilar agar pembangunan ekonomi merata dan tidak meninggalkan kelompok rentan.

4. Perkuat Regulasi dan Hubungan Industrial
Regulasi ketenagakerjaan ditinjau ulang agar kemajuan industri berjalan seiring peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Setiap program harus memberikan manfaat nyata: dari pelatihan, penempatan kerja, hingga peningkatan kesejahteraan.

Kesimpulan
Indonesia menuju industrialisasi butuh lebih dari infrastruktur fisik — butuh SDM yang siap beradaptasi dengan disrupsi teknologi. Keempat fokus Kemnaker mengarah pada satu tujuan: menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya mencari pekerjaan, tapi menciptakan nilai tambah di dalam negeri. Kedaulatan kompetensi adalah prasyarat kedaulatan industri.

BREAKING
Memuat berita terbaru...