
Puslabfor Bareskrim Polri ditarik untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat. Investigasi ini bertujuan menentukan titik asal api dan faktor pemicu kebakaran yang melahap lantai 11 hingga 16.
Kronologi Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, laporan kebakaran pertama kali masuk pada Jumat (7/8) pukul 21.30 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu (8/8) pukul 01.53 WIB dini hari. Selama lebih dari empat jam, petugas damkar berupaya memadamkan api yang menjalar dari lantai 11 hingga lantai 16.
Titik Awal Api Diduga di Lantai 11 yang Sedang Renovasi
Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta Bayu Meghantara mengonfirmasi bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Namun, dugaan awal menunjuk titik asal api berada di salah satu ruangan di lantai 11 yang sedang mengalami proses renovasi.
"Kami masih akan memastikan titik awal api. Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," ujar Kombes Reynold di lokasi kejadian.
Peran Puslabfor dalam Investigasi Kebakaran
Untuk menentukan pasti sumber api dan penyebabnya, kehadiran Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menjadi krusial. Tim forensik akan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat izin masuk dari Dinas Pemadam Kebakaran.
"Namun untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor, Pusat Laboratorium Forensik Polri yang akan turun dan dapat menentukan sumber titik api dan penyebab api tersebut," tambah Kombes Reynold.
Kesimpulan
Kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta telah padam, namun investigasi penyebabnya baru dimulai. Puslabfor Bareskrim Polri akan memainkan peran kunci mengungkap apakah kebakaran ini disebabkan oleh kelalaian saat renovasi, korsleting, atau faktor lain. Hasil investigasi ini diharapkan menjadi evaluasi bagi pengelola gedung pemerintahan guna mencegah insiden serupa di masa depan.