
Pemerintah Indonesia tengah menyelesaikan revisi Peraturan Presiden (Perpres) yang bertujuan mempercepat pertumbuhan industri game nasional. Kebijakan baru ini dirancang tidak hanya memperkuat ekosistem domestik, tetapi juga mendorong developer lokal agar mampu bersaing di kancah internasional.
Kolaborasi Lintas Kementerian untuk Regulasi Adaptif
Proses penyusunan revisi Perpres melibatkan sekitar 25 kementerian dan lembaga, termasuk Komdigi dan Kementerian Perdagangan. Saat ini pembahasan telah memasuki tahap harmonisasi. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan bahwa revisi disusun dengan hati-hati agar regulasi tetap fleksibel mengikuti dinamika industri game yang berkembang sangat cepat.
Game Masuk Rindekraf 2025-2045
Industri game kini secara resmi termuat dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif Nasional (Rindekraf) periode 2025-2045. Dokumen ini terdiri dari master plan jangka panjang 20 tahun serta program implementatif untuk 2026-2029 yang mencakup pendanaan, pembiayaan, pemasaran, pelatihan, investasi, dan pengembangan subsektor game.
Penting untuk dicatat, cakupan pengembangan tidak terbatas pada game digital. Board game juga dimasukkan ke dalam rencana strategis ekonomi kreatif nasional, memperluas peluang bagi pelaku industri berbagai segmen.
Sinergi 22 Kementerian dan Pemerintah Daerah
Rindekraf mengamanatkan kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif bersama 22 kementerian dan lembaga. Kolaborasi ini mencakup akses pendanaan, pemasaran, komersialisasi kekayaan intelektual (IP), hingga perlindungan IP. Pemerintah daerah juga diharapkan berperan aktif sebagai "bapak asuh" bagi pengembang game di wilayah masing-masing, sehingga dukungan tidak terpusat hanya di tingkat nasional.
Strategi pengembangan mengadopsi pendekatan bertahap: "Local hero go national, national champion go global." Pelaku industri yang sudah memiliki produk dan bisnis akan didorong melalui program akselerasi, bukan sekadar inkubasi, untuk naik kelas menuju pasar internasional.
Kesimpulan
Revisi Perpres industri game dan penetapan game dalam Rindekraf 2025-2045 menandakan komitmen serius pemerintah membangun ekosistem game yang berkelanjutan dan kompetitif global. Dengan sinergi lintas kementerian, keterlibatan daerah, dan fokus pada pengembangan IP serta akselerasi bisnis, Indonesia menargetkan developer lokal mampu menembus pasar dunia dan menjadikan industri game sebagai salah satu pilar ekonomi kreatif nasional.