
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa skuad Garuda yang berlaga di Piala AFF 2026 belum menampilkan kekuatan terbaik. Hal ini disebabkan banyak pemain naturalisasi dan legioner yang berkarier di Eropa tidak dapat bergabung karena turnamen ini berada di luar kalender FIFA resmi.
Timnas Indonesia Masih dalam Tahap Regenerasi
Menurut Erick Thohir, performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 saat ini masih berjalan ke arah yang positif. Proses regenerasi di bawah bimbingan pelatih kepala John Herdman memang membutuhkan waktu. Tim yang turun di kejuaraan ini merupakan komposisi pemain yang tersedia, bukan susunan ideal yang diinginkan.
"Saya rasa baik. Dan tim yang ada di Piala AFF ini kan bukan tim full-nya Indonesia," ujar Erick Thohir di pinggir lapangan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026).
Alasan Pemain Eropa Tidak Bisa Berpartisipasi
Kendala utama hadirnya pemain berbasis Eropa adalah jadwal Piala AFF 2026 yang tidak masuk dalam FIFA International Match Calendar. Akibatnya, klub-klub di Eropa tidak berwajib melepaskan pemainnya untuk bertugas ke timnas. Beberapa nama besar seperti Maarten Paes, Elkan Baggott, hingga Sandy Walsh menjadi absen di kampanye kali ini.
Kondisi Klasemen dan Jalan Menuju Semifinal
Kekalahan 0-3 dari Vietnam di laga ketiga Grup A membuat posisi Timnas Indonesia semakin sulit. Skuad Garuda mengoleksi 6 poin dan terdampar di peringkat ketiga klasemen sementara, ketinggalan 1 poin dari Vietnam (peringkat 1) dan Singapura (peringkat 2).
Harus Menang Lawan Singapura
Satu-satunya jalan aman untuk lolos ke empat besar adalah meraih kemenangan penuh saat menghadapi Singapura di Jalan Besar Stadium, Kallang, Jumat (7/8/2026) malam. Jika lolos, tantangan di semifinal akan semakin berat dengan potensi lawan Thailand atau Malaysia.
Kesimpulan
Meski belum berfull squad, Timnas Indonesia masih punya peluang emas untuk melangkah ke semifinal Piala AFF 2026. Kemenangan atas Singapura menjadi keharusan, sekaligus menjadi uji nyata untuk anak-anak asuh John Herdman dalam membuktikan kedalaman squad dan mental juang Garuda Muda.