Setelah Luciano Spalletti resmi mengundurkan diri dari posisi pelatih kepala timnas Italia pada pertengahan pekan lalu, bursa kandidat penggantinya kini mulai dipenuhi nama-nama besar dunia sepak bola Italia. Salah satu nama yang paling banyak dibicarakan adalah Roberto Mancini, mantan pelatih yang pernah membawa Azzurri meraih gelar juara Piala Eropa 2020.
Kabarnya, Mancini sudah masuk dalam daftar pendek kandidat yang disusun oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk mengisi posisi yang kosong setelah Spalletti meninggalkan jabatannya. Keputusan Spalletti untuk mundur bermula dari kegagalan Italia melaju ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara. Hasil buruk itu menjadi pukulan berat bagi federasi, yang langsung memulai proses pencarian pelatih baru yang dianggap memiliki kapasitas untuk membangkitkan performa tim yang selama ini sedang menurun.
Mancini sendiri kini angkat bicara menanggapi kabar yang beredar. Dalam keterangan singkat yang disampaikan kepada sejumlah media Italia, mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan itu menyatakan bahwa dia sangat terbuka jika FIGC memang menawarkan posisi pelatih kepala timnas Italia kepadanya.
“Saya masih menunggu kabar resmi dari FIGC. Jika mereka menghubungi saya dan menawarkan posisi ini, saya akan pertimbangkan dengan serius. Saya masih mencintai timnas Italia dan ingin melihatnya kembali sukses seperti dulu,” ujar Mancini, seperti dilansir dari Gazzetta dello Sport.
Saat ini Mancini masih menangani timnas Saudi Arabia, yang baru saja melakoni putaran kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun beberapa sumber internal federasi sepak bola Saudi menyatakan bahwa hubungan antara Mancini dan pimpinan federasi tidak terlalu harmonis, dan ada indikasi bahwa kontraknya bisa diputus kapan saja jika performa tim tidak memuaskan.
Sementara itu, juru bicara FIGC Alessandro Alciato menyatakan bahwa federasi masih dalam proses evaluasi seluruh kandidat yang masuk, termasuk Mancini, Antonio Conte, dan beberapa pelatih muda lokal yang dianggap memiliki potensi besar. “Kami akan mengumumkan nama pelatih baru secepatnya setelah seluruh evaluasi selesai. Prioritas utama kami adalah memilih sosok yang bisa membawa Italia kembali ke panggung Piala Dunia dan meraih hasil optimal di kompetisi internasional berikutnya,” katanya dalam konferensi pers yang digelar pada hari Selasa (22/7/2026).
Mancini sendiri memiliki rekam jejak yang sangatImpressive bersama timnas Italia. Dia ditunjuk sebagai pelatih kepala pada tahun 2018, dan berhasil membawa Azzurri juara Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris di final melalui adu penalti. Namun pada tahun 2023, dia memutuskan untuk mundur dari posisi itu karena perbedaan pandangan yang cukup serius dengan pimpinan FIGC saat itu.
Banyak penggemar sepak bola Italia berharap Mancini bisa kembali menjadi pelatih kepala, mengingat kesuksesan yang dia raih pada periode sebelumnya. Namun ada juga yang mempertanyakan kemampuannya membangkitkan tim yang saat ini sedang dalam masa transisi setelah kegagalan di Piala Dunia 2026. Apapun keputusan FIGC nanti, pengamat sepak bola Italia setidaknya berharap ada perubahan positif yang bisa membawa Azzurri kembali ke jalur kesuksesan.
