BREAKING
Memuat berita terbaru...

Elliot Anderson, Investasi Mahal City untuk Mengatasi Krisis Gelandang

~Flash-News~ | Manchester City akhirnya resmi mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai transfer fantastis: 116 juta pound sterling atau sekitar Rp2,77 triliun. Angka itu membuat pemain berusia 23 tahun tersebut menjadi gelandang termahal kedua dalam sejarah Liga Inggris, hanya terpaut 1 juta pound dari Morgan Rogers. Meski banyak yang menilai harga itu terlalu tinggi dan bisa merusak pasar, City sama sekali tidak peduli. Mereka sudah mengincar Anderson sejak empat tahun lalu.

Elliot Anderson, Investasi Mahal City untuk Mengatasi Krisis Gelandang


Bagi City, Anderson bukan sekadar pembelian mahal. Ia adalah kebutuhan mendesak. Sepanjang Piala Dunia 2026, pemain kelahiran Inggris yang sempat membela kelompok usia Skotlandia ini tampil luar biasa. Ia menjadi motor lini tengah Timnas Inggris, berduet dengan Declan Rice yang sedang cedera. Anderson bekerja keras di kedua sisi lapangan—mengatur serangan sekaligus memutus pergerakan lawan. Catatan jarak tempuhnya di turnamen mencapai 78,6 kilometer, tertinggi di antara pemain Inggris. Pelatih Thomas Tuchel bahkan menyebutnya sebagai pemain elite dengan sikap bagus dan bakat besar yang masih panjang kariernya.

Di level klub, Anderson juga menunjukkan konsistensi. Musim lalu, meski Nottingham Forest terpuruk di papan bawah, ia tetap bersinar. Ia memuncaki statistik di antara gelandang Liga Inggris untuk umpan sukses (2.038 kali), kemenangan duel (297 kali), dan perebutan bola (306 kali). Kemampuannya bermain sebagai gelandang bertahan (nomor 6) maupun pengatur tempo (nomor 8) membuatnya fleksibel. Ini yang dicari City: pemain yang bisa menjadi pelapis sekaligus tandem Rodri.

Ketergantungan City pada Rodri sudah menjadi masalah kronis. Saat Rodri cedera panjang pada musim 2024–2025, City nyaris gagal ke Liga Champions dan mencatat poin terendah era Guardiola. Musim lalu, mereka baru bangkit setelah Rodri kembali pada Desember. Masalahnya, sejak Fernandinho hengkang pada 2022, tak ada gelandang jangkar sepadan selain Rodri. Kalvin Phillips hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Kini, dengan kontrak Rodri yang tersisa satu musim dan rumor ketertarikannya ke Real Madrid, kehadiran Anderson menjadi krusial.

Direktur Sepak Bola City, Hugo Viana, optimistis. Menurutnya, di usia 23 tahun, Anderson masih punya banyak ruang berkembang dan berpotensi menjadi gelandang komplet. Dengan peran hibrida yang dimilikinya, ia bisa langsung diandalkan oleh pelatih baru Enzo Maresca—baik untuk menemani Rodri maupun menggantikannya jika suatu saat hengkang.

Kesimpulan:Transfer Elliot Anderson memang memecahkan rekor, tapi bagi Manchester City, ini bukan sekadar belanja gila. Ini adalah langkah strategis untuk mengatasi kelemahan paling mendasar skuad mereka: ketergantungan berlebih pada seorang Rodri. Jika Anderson bisa tampil konsisten seperti di Piala Dunia, maka mahalnya harga itu akan terbayar lunas.

BREAKING
Memuat berita terbaru...